Warren Buffett Borong Saham Delta Air Lines, Mengapa Aku Justru Memilih “Skip”?

by Langit Sore
A+A-
Reset

Aku baru saja melihat data 13F Q1 2026. Di sana tercatat Warren Buffett membeli 39,8 juta lembar saham Delta Air Lines (DAL) di harga $67,95. Seketika aku penasaran: apa yang dia lihat di dalam perusahaan ini, yang luput dari pandanganku?

Jujur, aku bukan tipe investor yang langsung ikut-ikutan membeli (fomo-buying) hanya karena ada nama besar masuk ke suatu saham. Tapi, rasa FOMO itu tetap ada. Bedanya, ini bukan FOMO karena takut ketinggalan profit, melainkan FOMO karena tidak mengerti.

Pertanyaan pertamaku waktu itu: jika seorang investor kawakan yang sudah puluhan tahun di pasar saham—dan pernah menyebut industri penerbangan sebagai “jebakan”—tiba-tiba masuk dengan modal besar, bukankah ini sesuatu yang sangat layak untuk diintip lebih dalam?


Membongkar Dokumen PDF Berkat Bantuan AI

Jadi hari ini aku duduk, membuka laporan keuangan Delta Air Lines, dan mencoba berpikir—bukan sebagai analis senior, melainkan sebagai orang biasa yang ingin mengerti.

Harus kuakui, saat pertama kali melihat dokumen PDF-nya yang penuh angka, pikiran langsung ngeblank. Untuk mengatasi itu, aku meminta bantuan AI untuk merekap informasi-informasi pentingnya. Tentu saja, untuk poin-poin krusial yang aku ragukan, aku tetap melakukan cek ulang secara manual langsung ke sumbernya.

Dari data yang aku peroleh, fundamental bisnis Delta Air Lines sebenarnya sangat kuat:

  • Revenue Kuartal I/2026: Mencapai $14,2 miliar (naik hampir 10% dibanding tahun lalu).
  • Neraca Keuangan: Sedang berada dalam kondisi terbaik dalam sejarah perusahaan.
  • Utang Bersih: Berhasil turun 20% hanya dalam waktu setahun.

Sisi Gelap yang Sedang Dihadapi Delta Air Lines

Namun, di balik angka-angka hijau tersebut, ada tantangan besar yang sedang mereka hadapi di depan mata.

Harga bahan bakar pesawat (avtur) melonjak hampir dua kali lipat—dari kisaran $85–$90 per barel menjadi $150–$200 per barel akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Lonjakan ini memberikan beban tambahan biaya hingga lebih dari $2 miliar hanya dalam satu kuartal. (Sebagai catatan, saat artikel ini ditulis, harga minyak sudah mulai melandai ke kisaran $95 per barel).

Kesimpulan sementaraku: Perusahaan ini sebenarnya bagus, hanya saja mereka sedang berada di situasi yang buruk. Bisnisnya tidak rusak, tapi faktor eksternal sedang menekan mereka. Dan Buffett, dengan segala pengalamannya, tampaknya bisa melihat perbedaan tipis itu dengan sangat jelas.


Alasan Buffett Tertarik vs Alasan Aku Menolak

Aku mencoba membedah mengapa harga $67,95 menarik bagi sang Oracle of Omaha. Saat ini, saham DAL diperdagangkan dengan P/E sekitar 10, relatif murah jika dibandingkan dengan pertumbuhan yang diharapkan. Konsensus analis rata-rata menargetkan harga di $80, dan dari sisi teknikal, sinyalnya adalah “Strong Buy”.

Namun, aku memilih untuk tidak mengabaikan risikonya:

  1. Harga bahan bakar yang tinggi belum tentu selesai dalam waktu singkat.
  2. Situasi geopolitik global masih sangat tidak pasti.
  3. Sebanyak 17 analis bahkan telah merevisi proyeksi earnings mereka ke bawah dalam 90 hari terakhir.

Dugaanku, Buffett tidak membeli Delta karena yakin masalah avtur ini akan selesai besok pagi. Dia membeli karena percaya perusahaan ini akan bertahan (survive)—dan bahkan berkembang lebih pesat—setelah badai makroekonomi ini berlalu. Pembelian ini bahkan menempatkan Buffett sebagai pemegang saham terbesar kedua setelah BlackRock (yang memegang 44,1 juta lembar dengan harga rata-rata $45,33).


Hitungan Sendiri: Mengapa Aku Memilih “Skip”

Di sinilah titik balik di mana aku memutuskan untuk tidak ikut masuk. Bukan karena aku meragukan masa depan bisnis Delta Air Lines, melainkan karena faktor harga.

Beberapa analis memang menaruh nilai wajar saham ini di angka $76,40. Tapi aku punya indikator racikan sendiri: aku menghitung rata-rata harga pembelian dari 10 pemegang saham terbesar DAL, dan angka yang keluar adalah $44,65.

Jika harga sahamnya berada di kisaran angka tersebut, mungkin saja aku akan langsung tergoda untuk beli. Namun untuk saat ini, di harga $67,95, aku memilih untuk menjadi penonton saja.


Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!

You may also like

Leave a Comment

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.